susuk aura mataKetika Anda pertama kali berjumpa dengan seseorang, bagian mana yang sering Anda perhatikan dari orang tersebut? Jawabannya bisa bermacam-macam. Ada yang menjawab wajah. Ada yang menjawab mata.  Ada yang dagu. Ada yang dahi. Ada yang rambut. Ada pula bagian dada. Namun  dari semua jawaban itu, umumnya menjawab mata.  Saat seseorang baru berjumpa dengan orang lain sebelum berkomunikasi verbal (bercakap), kontak yang paling sering dilakukan yaitu kontak visual (pandangan mata).

“Biarkan mata yang berbicara” perumpamaan ini agaknya tidak terlalu berlebihan. Nyatanya dengan komunikasi visual ini, seringnya secara tidak sadar, Anda bisa membaca arah pikiran seseorang. Anda pun bisa merasakan bagaimana perasaan orang yang sedang Anda hadapi. Tentu saja jika Anda cukup jeli dan peka.

Pandangan mata bisa menjadi kesan bagaimana seseorang menilai ataupun dinilai orang lain. Jauh dari itu, komunikasi melalui mata juga menunjukkan bagaimana sikap seseorang menghargai orang lain. Misalnya, saat Anda berbincang dengan seorang teman. Anda akan merasa sangat tidak dihargai ketika lawan bicara Anda tidak melihat Anda saat mengobrol. Padahal Anda saat itu benar-benar serius menyampaikan suatu hal. Tapi karena lawan bicara tidak fokus menatap Anda, dengan sendirinya bawah sadar Anda menyimpulkan. Kalau orang yang sedang Anda hadapi sama sekali tidak menghargai Anda.

Mata juga bisa menunjukkan kharisma seseorang di hadapan orang lain. Seseorang yang tampak berwibawa memiliki pandangan mata yang tajam tapi menyenangkan jika dilihat. Membuat orang lain selalu nyaman berada di dekatnya. Melalui tatapan mata tersebut, ia bisa mempengaruhi orang lain untuk menuruti apa yang diinginkannya. Serta lebih mudah mengungkapkan apa yang ada di pikirannya.

Secara alamiah manusia dibekali Tuhan pancaran yang mempesona melalui mata. Bisa Anda lihat pada tatapan mata seorang bayi atau balita.

Mata seorang bayi atau balita yang usianya di bawah lima tahun mempunyai tatapan yang menyenangkan dan menentramkan hati. Memasuki usia remaja hingga dewasa, tatapan mata yang menentramkan tersebut akan mulai pudar. Itu terjadi karena pola hidup dan kebiasaan yang cenderung terpengaruh energi negatif di lingkungannya.

Dahulu, orang harus melatih pandangan mata minimal tiga jam sehari untuk mendapatkan tatap mata yang mampu mempengaruhi orang lain. Latihan meningkatkan potensi aura melalui pandangan mata ini biasanya dilakukan dengan memfokuskan penglihatan pada satu titik tertentu. Contohnya dengan membuat titik di dinding atau dengan nyala lilin. Kemudian mengambil jarak beberapa langkah. Setelah itu, menatap titik tersebut tanpa berkedip sedikit pun selama beberapa menit. Hasilnya? Justru banyak yang menyatakan latihan tersebut kurang efektif, sangat memberatkan, dan sangat menyita waktu. Bahkan lebih parah bisa merusak fokus mata. Pandangan mata yang semula normal malah menjadi minus.

Dengan susuk aura mata, Anda bisa meningkatkan potensi alamiah tatapan mata Anda. Dengan begitu Anda lebih menarik saat dipandang orang lain. Pandangan mata Anda pun menjadi lebih tajam. Anda lebih mudah mempengaruhi orang lain hanya melalui kontak visual. Sekalipun mata Anda minus atau saat ini Anda selalu mengenakan kacamata dalam keseharian Anda.  Energi dari susuk aura mata akan aktif bekerja mempengaruhi bawah sadar orang lain, saat meakukan kontak mata dengan Anda.

Bagi kalangan politisi, susuk aura mata adalah kebutuhan vital. Sebab melalui pandangan mata yang mempunyai daya tarik ia dapat membuat orang lain agar memihaknya. Tanpa banyak mencari alasan mengapa ia harus memilihnya. Bagi seorang pebisnis dan para eksekutif, tentu saja susuk aura mata ini akan meningkatkan potensi kesuksesan saat melakukan negosiasi bisnis. Terlebih ketika berhadapan dengan calon klien yang berwatak keras dan susah dilunakkan.

Berikut manfaat susuk aura mata, lebih lengkapnya:

  1. Meningkatkan potensi kesuksesan melalui tatapan mata.
  2. Membuat tatapan mata Anda mampu mempengaruhi orang lain untuk mendukung Anda.
  3. Tatapan Anda mampu melunakkan hati orang yang bersikap kasar kepada Anda.
  4.  Anda lebih mudah membaca karakter orang lain melalui pandangan mata.
  5. Membuat Anda lebih percaya diri berhadapan dengan orang lain.
  6. Mampu mempengaruhi orang lain agar lebih mempercayai Anda.
  7. Orang yang Anda pandang akan merasa nyaman bersama Anda, orang yang beru pertama kali berjumpa sekalipun akan mengganggap Anda sebagai kawan akrab.
  8. Dengan tatapan mata yang dapat mempengaruhi orang lain, Anda akan lebih dekat menuju kesuksesan dalam segala bidang kehidupan Anda.
  9. Menimbulkan perasaan sayang terhadap orang yang melakukan kontak mata dengan Anda.
  10. Meningkatkan rasa sayang orang lain melalui tatapan mata Anda.
  11. Orang lain akan selalu bersimpati karena pengaruh tatapan mata Anda yang begitu menarik.

 

Contact Person Chat WA / Telepon klik disini
error: Content is protected !!